Tahun 2012 telah berakhir dan
jilid 2013 sudah terbuka.
Jika anda tahun lalu tidak sempat memaksimalkan
investasi, tahun ular ini bisa menjadi saat yang
tepat untuk memulai. Anda bisa lihat setahun ke belakang, apa saja yang sudah
dilakukan dan belum. Masukan semua yang belum bisa anda lakukan ke dalam
resolusi tahun baru 2013, terutama resolusi yang bisa membuat investasi anda
makin gemuk. Atau bagi anda yang belum pernah berinvestasi, tahun 2013 bisa
jadi garis start anda. Beberapa dari kita mungkin gampang lupa akan resolusi
atau janji di awal tahun baru karena kurang disiplin atau malas untuk
meneruskannya setelah berjalan beberapa minggu. Beberapa tips untuk resolusi
tahun politik dan ekonomi, ini tidak
begitu sulit dilakukan. Anda hanya perlu niat dan konsisten menjalankannya.
Lagipula, semua ini dilakukan demi pertumbuhan investasi anda.
1.
Ambil kendali masa depan
anda.
Jika anda sudah muak dengan
target investasi anda yang ternyata tidak sesuai harapan, Anda harus siap untuk
mengambil kendali atas target finansial anda. Jangan sampai bergantung kepada
orang lain untuk mencapai target investasi tersebut. Dengan banyak belajar,
anda bisa menguasai berbagai instrumen investasi tanpa harus bergantung kepada
perencana keuangan profesional.
2.
Punya rencana investasi
yang matang.
Setelah banyak belajar dan
mengumpulkan informasi mengenai jenis investasi, rancang rencana investasi anda
untuk tahun 2013. Lakukan semua yang ada dalam rencana tersebut secepat dan
sebanyak mungkin. Anda bisa mulai dengan membeli emas, saham atau reksa dana.
3.
Alokasi aset harus jadi
prioritas.
Bagaimana anda membagi-bagi
aset ke dalam instrumen investasi sangat mentukan imbal hasil yang anda peroleh
nanti. Diversifikasi investasi merupakan poin yang sangat penting dalam
menumbuhkan uang. Kebanyakan orang masih dibingungkan dengan instrumen
investasi mana yang paling baik dan mana yang tidak, akhirnya malah
ketinggalan. Tanya diri anda sendiri di jenis investasi apakah aset anda
sebaiknya disimpan.
4.
Punya manajemen risiko
sendiri.
Kira-kira anda siap rugi
berapa banyak? Sebelum itu, pastikan anda paham betul bahwa setiap investasi
ada risikonya, setelah itu tinggal
menentukan tinggi dan rendahnya risiko tersebut dalam sebuah instrumen.
Melakukan diversifikasi investasi merupakan bagian dari manajemen risiko.
Tentukan batas-batas supaya jalur investasi anda tidak melenceng.
5.
Punya strategi investasi.
Sangatlah penting untuk
memiliki strategi yang tepat dalam berinvestasi, sehingga anda tahu bagaimana
memilih instrumen yang tepat. Anda juga bisa kalau anda itu jenis investor
seperti apa. Apakah, jangka panjang, pendek atau menengah. Seorang investor
yang baik tidak hanya terpaku pada satu strategi, tapi biasanya punya
metodologi yang konsisten dan sangat mengerti alasan memilih salah satu
instrumen.
6.
Tahan biaya investasi
seminimal mungkin.
Biaya investasi yang murah
menjadi awal yang baik demi imbal hasil tinggi. Jangan biarkan fee broker yang
tinggi menggerus investasi anda. Cari investasi dengan biaya rendah tapi imbal
hasil cukup tinggi di atas inflasi tahunan.
7.
Pilah jalur aman untuk
investasi.
Memilih jalur aman memang
untuk investasi karena ini sangat tergantung pada fundamental ekonomi apalagi
pada saat over dan kejenuhan pasar, jalur aman memang bukan hanya mengenai
strategi investasi melainkan jalur hijau untuk memprioritaskan dana untuk anda
tarik dan anda alokasikan, jika sudah mendapatkan pilihan untuk anda
bermain secara agresif dalam mengelembungkan dana serta memilih timing yang
tepat untuk anda melakukan profit taking. Saya berika satu gambaran paling aman
adalah untuk anda bermain yaitu investasi emas serta barang-barang capital tetap
seperti uang asing (dollar), ataupun tanah, saya garis bawahi untuk
menyimpan mata uang asing pada saat harga tinggi sangatlah beresiko, apalagi
ditambah neraca perdagangan yang tidak stabil hanya akan mempersempit
kesempatan anda dalam melakukan profit taking dan memebuat menggelembungan dana,
jika harga mata uang asing relatif rendah ini wajib masuk dalam pertimbangkan
anda.
8. Amati fenomena ekonomi.
Mengamati fenomena
ekonomi merupakan santapan wajib bagi anda baik sebagai pemula maupun pelanjut,
situasi ekonomi regional, Nasional, dan global berpengaruh langsung pada iklim
investasi, jangan biarkan investasi anda autopilot dan berjalan sendiri,
misalkan menyimpan uang asing itu sangat tergantung pada neraca perdagangan dan
neraca pembayaran, artinya anda harus melihat dinamika yang terjadi sehingga
menimbulkan prosfek bagi anda, sesungguhnya dinamika yang terjadi itu memancing
kedewasaan, dan dibutuhakan sikap yang dinamis dari anda sendiri.
9. Cari bala bantuan.
Tidak ada yang mengharuskan anda bergerak sendirian. Investasi itu mungkin menjadi milik anda sendiri, tapi bukan berarti anda tidak bisa meminta saran dan masukan dari orang lain. Ada banyak sekali informasi maupun pihak yang bisa membantu anda menghasilkan uang dari instrumen investasi tertentu. Lebih baik lagi jika anda bisa menemukan orang dengan filosofi dan minat berinvestasi yang sama, sehingga bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman.
10. Ikuti Aturan.
Bukan hal yang tidak bijaksana jika anda sudah menyusun seluruh resolusi anda dengan cermat tapi tidak mengikuti aturannya dengan baik. Ikuti semua aturan main yang sudah anda susun sebelumnya. Anda bisa menjalankannya secara agresif jika sudah merasa berada di jalur yang benar. Sebaliknya, jika anda masih ragu sebaiknya jangan dilakukan karena akan membahayakan kesehatan finansial anda.
Sekian, terima kasih!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar