artikel ammanuel kant
Immanuel kant
Riwayat hidup singkat Immanuel kant.
Immanuel kant lahir di koningserg, prusia timur, jerman. Pikiran-pikiran dan tulisan-tulisanya sangat penting dalam membawa revolusi yang jauh jangkauanya dalam filsafat modern.
Kehidupanya sebagai filosuf dibagi dalam dua priode ,yaitu; zaman pra-kritis dan zaman kritis. Pada zaman pra-kritis dia menganut paham rasionalis yang dilancarkan oleh wolff dkk, namun karena terpengaruh akan kekagumannya terhadap hume, pada zaman kritisisnya kant merubah wajah filsafatinya secara radikal. Dia menanamkan filsafatnya sekaligus mempertanggungkanya dengan dogmatisesmenya.
Definisi imanuel kant tentang pengertian filsafat.
Immanuel kant (1724 M -1804 M) yang sering dijuluki raksasa pemikir barat, mengatakan bahwa filsafat merupakan ilmu pokok dari segala pengetahuan yang meliputi 4 persoalan, yaitu:
1. Apakah yang dapat kita ketahui? Pertanyaan ini dijawab oleh metafisika.
2. Apakah yang boleh kita kerjakan? Pertanyaan ini dijawab oleh etika.
3. Sampai di manakah pengharapan kita? Pertanyaan ini dijawab oleh agama (religi).
4. Apakah manusia itu? Pertanyaan ini dapat di jawab oleh antropologi (sosiologi).
Gebrakan peting Immanuel kant dalam ilmu filsafat
Immanuel kant adalah pencetus (mengentrodusir) filsafat kritisisme dengan karyanya yang sangat terkenal di dunia filsafat yaitu dengan mempelajarinya dengan menyelidiki batas-batas kemampuan rasio sebagai sumber pengetahuan manusia, isi utama dari kritisisme adalah gagasan Immanuel kant tentang tiori pengetahuan, etika dan estetika.
Cirri-ciri kritisisme dapat di simpulkan dalam tiga hal:
1. Menganggap bahwa objek pengenalan itu berpusat pada subjek dan bukan pada objek.
2. Menegaskan keterbatasan kemampuan rasio manusia untuk mengetahui realitas atau hakekat sesuatu; rasio hanya mampu menjangkau gejala atau fenomena saja.
3. Menjelaskan bahwa pengenalan manusia atas sesuatu itu diperoleh atas perpaduan antara peranan unsure anaximenes priori yang berasal dari rasio serta berupa ruang, waktu dan peranan unsure aposteriori yang berasal dari pengalaman yang berupa materi.
Kritisisme immanuel kant dapat di anggap sebagai suatu usaha raksasa untuk mendamaikan rasionalisme dan empirisme, dan itu terlihat dari karangan-karanganya yang menampakan kritisismenya, yaitu: kritik der reinen vernunft reason dan critique of pure reason yang membicarakan tentang reason dan knowing process yang di tulisnya selama lima belas tahun dan sangat terkenal di dunia filsafat.
Serta kant menyebutkan rasionalisme dan empirisme keduanya berat sebelah dia berusaha menjelaskan bahwa pengalaman manusia merupakan paduan antara sentesa unsure-unsur apriori dengan unsure-unsur apostiori.
Definisi immanuel kant tentang zaman pencerahan (abad ke-18).
Imanuel kant menyebut sebagai ”dengan aufklarung’’ atau zaman manusia keluar dari keadaan tidak balig, atau dalam bahasa jerman disebut unmundigkeit, yang artinya adalah yang denganya iya sendiri bersalah. Dikarnakan manusia itu tidak menggunakan apa yang ada pada dirinya yaitu rasio.
Menurut Immanuel kant syarat dasar bagi segala ilmu adalah:
1. Ilmu itu haru Bersifat umum dan mutlak.
2. Ilmu itu harus Memberikan pengetahuan baru.
Wujud kritikan Immanuel kant terhadap rasio praktis.
Kant beranggapan bahwa ada tiga hal yang harus disadari sebaik-baiknya bahwa ketiga hal itu dibuktikan, hanya dituntut. Itulah sebabnya kant menyebutnya tiga postulant dari rasio praktis, yaitu;
1. Kebebasan kehendak.
2. Immoralitas jiwa.
3. Adanya allah.
Daptar pustaka.
Friedrich, carl. J. the philosophy of kant (Immanuel kant’s moral and political writings), new York: the modern library, 1977.
Kant, Immanuel. Critique of pure reason, ahli bahasa; maikle john, London new York: j.m. dent, ltd., E.P Dutton and co.inc., 1950.
Prof. Dr. juhaya S. Praja. Aliran-aliran filsafat dan etika. Bandung, Indonesia 2003.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar